NU ku saat Ini? Aku rindu NU ku saat itu


Masalah serius di kubu NU saat ini adalah krisis kepercayaan terhadap figur figur kyai. Mari kita bandingan di era gus dur sebagai RI -1 dahulu. Warga nahdliyin begitu bersatu padu menaruh kepercayaan terhadap figur sentral gus dur sebagai pemimpin. Bisa saja saat itu kebebasan berfikir dan berpendapat warga nahdliyin belum se liberal dewasa ini. Sehingga belum begitu banyak pertentangan pendapat serta pemikiran. Efeknya, di masa tersebut tingkat kepercayaan ummat nahdliyin terhadap tokoh seperti gusdur relatif tinggi sehingga kebersatuan ummat dalam pilihan politis dapat terpusat merepresentasikan persatuan. 

Berbanding terbalik dengan saat ini, hemat saya, warga nahdliyin sedang mengalami krisis kepercayaan terhadap kyai sebagai pemimpin. Hal ini bisa saja di karena kan figur2 kyai terlalu banyak di sibukan hal hal yang bersentuhan dengan politik praktis. 

Meskipun tidak dapat di katakan semua kyai terlibat dalam politik praktis tetapi kecenderungan untuk men generalisir suatu permasalahan di miliki tiap individu.Ini sekiranya yang perlu di perhatikan oleh kalangan nahdliyin baik struktural maupun kultural. 

Jika memang politik poros tengah di rasa perlu, maka setidaknya ada pemisahan pada pola perkaderan NU di jenjang paling awal yang ke depan di harapkan memproyeksikan kader NU sebagai agen dakwah dan kader NU sebagai agen politik poros tengah yang melepaskan diri dari citra seoramg kyai atau tokoh agama. 
Aku rindu kamu gus.......
Maaf Gus...... ini hanya ungkapan kader pinggiran nahdliyin hasil ngopi

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "NU ku saat Ini? Aku rindu NU ku saat itu"